Genose mendeteksi covid

Sampel Tes Covid

“Ini merupakan kaedah pengambilan sampel yang aman dan tidak invasif dibanding persampelan kaedahnasopharyngealdanoropharyngeal swabyaitu melalui hidung dan mulut,” ujar CEO Alif Masyhur Sdn Bhd, Datuk Mazlan Sabli di Putrajaya, Kamis (4/3). “Para pasien, pada prinsipnya, terisolasi untuk menunggu hasil tetapi ini mungkin tidak patuh. Memberikan hasil dengan cepat memungkinkan Game Slot Online kita untuk dengan cepat mendeteksi positif COVID-19 dan segera menindaklanjuti pasien dalam isolasi atau karantina.” Dr Gaetan Burgio, dari John Curtin School of Medical Research, Universitas Nasional Australia, mengatakan seberapa cepat hasil tes coronavirus keluar, “tergantung pada teknologi , reagen yang tersedia, jumlah teknisi dan protokol untuk melakukan tes.

Menurut dia, tes Covid-19 dengan sampel air liur ini tidak perlu peralatan canggih seperti RT-PCR. Pengguna bisa menaruh sampel air liurnya sendiri di tabung yang akan disediakan. Selain itu, kata Djohan, kelebihan tes ini dibanding dengan tes RT-PCR adalah hasil yang didapat bisa lebih cepat, bahkan hanya hitungan jam dan tidak perlu menunggu banyak sampel baru diproses di laboratorium. Artinya pengguna bisa menaruh sampel air liurnya sendiri di tabung yang akan disediakan.

Alat deteksi Covid dari air liur

Hal tersebut dibuktikan dengan pengambilan sampel air ludah langsung dari bukaan kelenjar ludah milik 31 pasien terkonfirmasi positif. Hasil pemeriksaan air ludah hanya menunjukkan four sampel positif dari 31 sampel terkonfirmasi positif SARS CoV-2 . Tes covid dengan sampel air liur sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan RI sebagai salah satu alat pendeteksi Covid-19. Metode ini dinilai bisa menjadi cara yang lebih sederhana dan murah dibandingkan swab PCR dan memiliki akurasi lebih baik dari tes swab antigen.

Artinya, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membayar alat deteksi COVID-19. “Sejauh ini kami mendapatkan hasil yang sangat menjanjikan dalam metode baru ini dan akan jauh lebih nyaman dan lebih murah,” ungkap Eli seperti dilansir Reuters. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan medis, termasuk tes alergi, dokter akan menentukan analysis penyakit yang Anda alami dan memberikan penanganan yang sesuai.

Ini membuatnya berpotensi berguna di daerah pedesaan atau pusat kesehatan masyarakat. “Beberapa negara sudah melakukan hal ini dan kita juga akan melaksanakannya. Tujuannya adalah untuk secepatnya bisa mengetahui tentang kasus positif COVID-19 yang berada di masyarakat,” kata dia. Adapun, layanan pemeriksaan baru RT LAMP Saliva bisa didapatkan di Laboratorium Klinik Kalgen Innolab dengan merk Inno LAMP yang melayani masyarakat umum maupun sebagai rujukan dari fasilitas kesehatan. Berbagai cara dilakukan oleh pemerintah untuk menangani pendemi ini semaksimal mungkin. Mulai dari sisi kesehatan masyarakat, dampak ekonomi hingga sosial dari pendemi ini. Presiden Komisaris PT Kalbe Farma Tbk Irawati Setiady menuturkan inovasi RT LAMP Saliva merupakan salah satu bentuk komitmen pihaknya untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan kemandirian dan daya saing industri kesehatan di dalam negeri.

Ada indikasi bahwa varian B117 bisa mengganggu kinerja pemeriksaan RT PCR. Oleh karena itu, RT LAMP Saliva bisa menjadi solusi alternatif untuk mengatasi masalah itu. B117 merupakan varian yang menyebabkan penularan lebih cepat, namun tidak menimbulkan keparahan yang lebih dari virus penyebab Covid-19 sebelumnya. Alat ini, menurut Sie Djohan, telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan . Dengan metode RT-LAMP, maka sampel hanya akan diberi suhu konstan yaitu 60 derajat Celcius selama 30 sampai 60 menit. Dengan alat yang sangat sederhana, cukup menggunakan inkubator, water bath atau heat block. Dalam hal ini, Kemenristek/BRIN mendorong RT-LAMP Saliva ini agar masuk dalam e-catalog produk inovasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sehingga bisa diakses oleh lembaga pemerintah maupun BUMN untuk dapat ditempatkan di ruang-ruang publik.

Menurut Bambang, RT LAMP Saliva bisa menjadi salah satu alternatif untuk mempercepat pengujian Covid-19. Sebab, hasil tes bisa diketahui dalam satu setengah jam sejak pengambilan sampel. Seperti diketahui, RT Lamp Saliva, alat tes untuk mendeteksi Covid-19 dengan air liur memiliki sensitivitas hingga ninety four persen dan spesifitas mencapai ninety eight persen. Sebai tes molekuler, akurasi metode RT LAMP ini disebutkan jauh lebih baik dibandingkan fast antigen yang mendeteksi protein virus. Penulis penelitian juga melaporkan bahwa pengujian berbasis air liur telah menunjukkan akurasi 99 persen dalam mengidentifikasi kasus negatif untuk COVID-19, dengan proses yang jauh lebih nyaman.

Sebagai informasi, aplikasi pengerjaan di laboratorium menggunakan metode molekuler dengan peralatan yang lebih simpel, sehingga pemeriksaan bisa dilakukan lebih cepat, ekonomis dan praktis. Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan tengah memperluas kapasitas untuk tes COVID-19. Ia menyinggung soal kemungkinan RI menggunakan tes COVID-19 berbasis saliva atau air liur. Pada kondisi tertentu, dokter juga akan menyarankan pemeriksaan antibodi untuk memantau kadar jumlah antibodi terhadap virus atau bakteri.

Direktur Kalbe Farma Sie Djohan menyatakan tes COVID-19 dengan sampel saliva ini akurat karena menggunakan teknologi RT-LAMP. Dengan demikian, alat mampu mendeteksi lebih dalam virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. Sampai saat ini, masih belum ada sebuah aturan tertentu yang tidak memperbolehkan seseorang melakukan tes saliva. Selama dilakukan oleh orang yang sudah bisa meludah, maka tes ini dijamin aman.

Rencana pengenaan Pajak Pertambahan Nilai untuk bahan pokok atau sembako sebesar 12 persen menuai kritik dari elemen masyarakat. “Harapan kami dengan tes inovatif ini bisa membantu mempercepat dan memperluas kebutuhan skrining, identifikasi, maupun kontak tracing,” pungkas Djohan. “Kita akan kerja sama dengan laboratorium lain. Kita akan suplai. Kita beri pelatihan untuk lab yang berminat. Harapan kami tes ini tersedia cukup luas,” tutur Djohan.