Genose mendeteksi covid

Harga Murah, Ganjar Pesan 100 Unit Genose Buatan Ugm

Kuwat juga menegaskan setelah mendapatkan izin edar GeNose C19 akan segera diproduksi massal. Tes GeNose bagi penumpang kereta api jarak jauh akan dimulai pada 5 Februari mendatang. Pada tahap awal dua stasiun telah dipilih untuk menggunakan tes GeNose, yakni Stasiun Gambir, Jakarta dan Yogyakarta. Untuk itu, Kemenhub terus mendorong penerapan layanan GeNose di seluruh moda transportasi umum. Harapan ini dapat terwujud bila distribusi GeNose C19 dilakukan tepat sasaran. Contohnya, di bandara, stasiun kereta api, dan tempat keramaian lainnya termasuk di rumah sakit.

“Sekarang ini kami masih gunakan di dua stasiun yaitu Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Tugu Yogyakarta. Nantinya secara bertahap penggunaan GeNose akan ditambah di titik-titik stasiun lainnya,” kata Menteri Perhubunan Budi Karya Sumadi saat meninjau uji coba penerapan GeNose di Stasiun KA Pasar Senen, melansir Antara. Nantinya deteksi COVID-19 menggunakan alat ini akan dilakukan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta dan Stasiun Tugu Yogyakarta bagi penumpang yang telah memenuhi sejumlah syarat. “Ini inovasi yang luar biasa. Pertama alat itu mendeteksi virus itu adanya di saluran pernapasan. Itu artinya napas kita mengandung suatu senyawa yang bisa diindikasikan terpapar oleh Covid-19,” tandas Bambang Brodjonegoro.

Biaya speedy test antigen yang disediakan di stasiun kereta jarak jauh seharga Rp a hundred and five ribu. Sedangkan tarif GeNose diperkirakan lebih murah, yaitu Rp 20 ribu satu kali tes dengan akurasi lebih dari 90 persen. Penyediaan alat tes GeNose untuk mengecek virus corona disambut positif oleh para penumpang yang hendak melakukan perjalanan keluar kota menggunakan moda transportasi kereta api dari Stasiun Bekasi. Jika ditemukan hasil tes positif, penumpang tidak diperbolehkan naik kereta dan biaya tiket akan dikembalikan penuh. Selain itu, petugas kesehatan akan mengarahkan calon penumpang ke ruang isolasi sementara sebelum diantarkan ke rumah sakit atau puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurutnya, selama ini mereka yang terdeteksi probabilitas rendah setelah dilakukan tes kembali maka akan negatif Covid-19. Menurut Kuwat, dalam sekali pengujian membutuhkan waktu maksimum tiga menit. Jika terjadi penumpukan antrean, Wahyu dan petugas lain mempersilakan para calon penumpang mengambil tempat antrean yang kosong sehingga prosesnya lancar. “GeNose ini intinya mendeteksi keberadaan virus covid-19 dengan menggunakan hembusan nafas,” kata Bambroj.

Sementara itu, biaya tes menggunakan GeNose jauh lebih lebih murah dan cepat, hanya dua menit. “Ini biaya produksi sebelum massal Rp6.000 dengan locking system-nya. Nanti ada biaya lainnya, termasuk pengelolaan limbah Rp15.000,” pungkas Kuwat. Tersedianya tes GeNose C19 dan Antigen itu tentu untuk mematuhi Surat Edaran Kemenhub no 20 tahun 2021. Bahwa pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau juga RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3X24 jam sebelum keberangkatan. Harapan ini dapat diwujudkan, kata Kuwat, bila distribusi genose C19 dilakukan tepat sasaran.

Genose murah

Pemerintah Kabupaten Mahulu berencana membeli GeNose, alat pendeteksi Covid-19 besutan Universitas Gajah Mada. Dengan jumlah tersebut, GeNose rencananya didistribusikan ke enam puskesmas, Rumah Gerbang Sehat Mahulu di Ujoh Bilang, Daftar Slot Terpercaya Rumah Sakit Datah Dawai di Kampung Long Nunuk, dan pos penjaga pintu masuk di Mahulu. Ketua Tim Pengembang GeNose dari UGM Kuwat Triyana, mengatakan setiap tes membutuhkan waktu tiga menit, termasuk pengambilan napas.