LIP 1

Peran Pemuda Pionir Bangsa Dalam Krisis Ekonomi Di Masa Pandemi

Mereka yang mampu akhirnya memang ‘berhasil’ mengikuti gaya hidup global. Tapi, sebagian besar masyarakat Indonesia belum memiliki dukungan untuk bisa mengikuti gaya hidup yang baru. Keadaan ekonominya masih sangat jauh untuk bisa tampil dalam persaingan tersebut. Korupsi, kolusi , koncoisme, nepotisme dilakukan orang dalam berbagai bentuk, yang sama buruknya dengan perilaku menipu, mencuri, merampok, melacurkan diri. Cara ini ditempuh orang-orang yang tidak memiliki kemampuan untuk bersaing tetapi sangat mendambakan kehidupan yang diciptakan oleh sistem kapitalis. Demonstrasi, pembentukan partai-partai baru, penjarahan, perkosaan, doa bersama, tuding menuding, menghujat dan dihujat mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia saat ini.

Cara untuk tidak terpuruk dengan keadaan

Mengembalikan ekosistem ekonomi yang telanjur rusak sama beratnya dengan perang melawan pandemi itu sendiri. Bagi Citra, perjuangan keluarga untuk utuh menjadi pembelajaran tak ternilai untuknya. Memberikan maaf memang bukan perkara mudah, namun alangkah lebih baiknya jika sebelum tidur untuk berusaha memaafkan kesalahan orang lain. Dengan begitu, Anda dapat istirahat dengan hati yang bersih.

Keempat, IKAPPI meminta kepada pemerintah daerah untuk gencar melakukan pembagian masker karena bagaimanapun juga kondisi pedagang cukup sulit untuk harus membeli masker dan menggunakan setiap hari berganti. Dalam catatan DPP IKAPPI , ada sekitar 5 juta pedagang pasar dari 12 juta atau 43 persen pedagang pasar tradisional di berbagai daerah terpaksa tutup akibat sepinya pasar dan minimnya pembeli selama pandemi. “Saya sangat berterima kasih atas semua dukungan dan bantuan orang tua dan seluruh guru di SDN 016 Bontang Selatan,” terang dia. “Chanel TVRI, tidak ada di Pulau Tihi-Tihi, makanya belajar dari rumah masih dilakukan secara manual Lomba HK di Pulau Tihi-Tihi,” ungkapnya.

Karena setiapkegagalan dan keterpurukan itu sifatnya hanya sementara, selama kita mau bangkit dan bertindak mencari solusi untuk mengatasi tantangan yang hadir di hadapan kita. Yang perlu kita ingat bahwa sukses butuh proses, proses membutuhkan waktu, dan waktu yang dibutuhkan oleh kita tidak sebentar. Maka dari itu dalam menjalani prosesnya dibutuhkan kesabaran kita agar kita dapat mencapai tujuan kita.

Deddy bahkan mengelompokkan kondisi usaha dalam lima tipe, yaitu kuat, setengah kuat, pingsan, hampir mati dan sudah mati. Hanya hotel bintang 4 dan 5 yang mayoritas masih kuat bertahan. Dengan berpikir positif Anda pun terbantu dalam mengurangi beban akibat masalah tersebut. Saat beban sudah terasa lebih ringan, pikiran Anda pun otomatis lebih jernih dan mampu melihat jalan yang harus ditempuh dalam mendapatkan solusi. Anda tidak akan pernah bisa menghadapi dan mengatasi masalah dalam kondisi pikiran dan hati yang gundah gulana.