Genose mendeteksi covid

Bangga, Indonesia Luncurkan Alat Tes Covid

Perangkat RT LAMP Saliva disebutnya dapat meningkatkan kapasitas tes Covid-19 dan menjadi solusi alternatif selain alat tes utama RT PCR. Setidaknya kata Bambang, Saliva RT-LAMP bisa menjadi alternatif ketika seseorang harus menjalani rapid antigen dengan metode PCR atau swab. Menurutnya banyak orang tidak nyaman ketika dicolk hidungnya dan mulutnya dalam tes fast antigen PCR atau swab. Akterono D Budiyati sekali IVD Division Reseach Manager Stem Cell and Cancer Institute mengatakan, sampel saliva juga tidak membutuhkan alat khusus dan tidak menimbulkan resiko muntah ataupun hidung sensitif. “Penggunaan air liur yang dikumpulkan sendiri memiliki potensi untuk meminimalkan penyebaran virus ke petugas kesehatan dan mengurangi kebutuhan perangkat khusus, seperti swab dan media transportasi virus,” ujarnya. Tes diagnostik COVID-19 dengan sampel saliva ini juga sudah mendapatkan izin edar resmi dari Kementerian Kesehatan RI.

Cara pengambilan sampelnya sama dengan swab PCR, yaitu dengan memasukkan alat lewat lubang hidung hingga ke pangkal tenggorokan. Tes ini dapat mendeteksi bagian-bagian dari virus, termasuk ke bagian terkecilnya, yaitu materi genetik. Oleh karena itu, tes ini dianggap paling akurat dan dijadikan patokan untuk mendiagnosis Covid-19.

Jakarta, Beritasatu.com – PT Kalbe Farma Tbk berhasil menciptakan inovasi alat tes diagnostik Covid-19 dari sampel air liur bernama RT Lamp Saliva. Alat tes tersebut diklaim memiliki sejumlah keunggulan, yaitu selain memiliki tingkat akurasi tinggi, juga mampu mendeteksi mutasi varian virus dari Inggris B117. KalbarOnline.com – Israel melakukan terobosan baru dalam pengujian atau tes Covid-19.

Berbagai negara seperti Jepang, Brasil, Jerma, Amerika, dan Prancis telah menggunakan uji sampel saliva untuk mendeteksi Covid-19. Pria kelahiran Jakarta itu menilai, uji saliva dapat menjadi alternatif tes selain swab check. Pasalnya, banyak masyarakat mengeluhkan harga tes swab yang terbilang cukup mahal. Maka dari itu, RT LAMP Saliva diklaim bisa menjadi salah satu alternatif untuk mempercepat upaya testing tersebut. Alat ini juga dianggap memiliki keunggulan yaitu nyaman dan praktis digunakan, memiliki akurasi tinggi, hasil yang cepat diperoleh, dan lebih ekonomis. “Tes ini realtif lebih nyaman dengan prosedur yang simpel dan mudah karena menggunakan teknologi tes molekuler yang sama seperti RT-PCR. Pengambilan sampel juga bisa dilakukan sendiri,” terang Sie Djohan dalam konferensi persnya, Jumat (19/3).

“Sejauh ini, kami mendapatkan hasil yang sangat menjanjikan dalam metode baru ini dan akan jauh lebih nyaman dan lebih murah,” ungkap Eli seperti dilansir Reuters. Tes yang diciptakan ini bersifat non invasif dan dapat menyimpan koleksi spesimen. Sementara itu, di Brasil sudah dilakukan tanpa ektraksi RNA, di Jepang air liur masih masuk Bio Saftey Level-2 (BSL-2). Di negara lain,tes salivajuga telah menjadi pilihan sebagai sumber spesimen yang diperlukan dalam tes deteksi SARS-CoV-2, salah satunya di Amerika Serikat melalui persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan setempat. Sementara, lanjutnya, pengambilan saliva bersifat non invasif sehingga nyaman, dan secara ilmiah saliva bersifat stabil sehingga hanya memerlukan tabung steril untuk penyimpanan dan pengiriman spesimen.

Alat deteksi Covid dari air liur

“Kita akan kerja sama dengan laboratorium lain. Kita akan suplai. Kita beri pelatihan untuk lab yang berminat. Harapan kami tes ini tersedia cukup luas,” tuturnya. “Diharapkan dengan tes inovatif ini bisa membantu mempercepat dan memperluas kebutuhan screening, identifikasi, maupun contact tracing,” katanya. Estimasi pengiriman instant maksimal four jam setelah obat diterima kurir, sedangkan estimasi pengiriman reguler mengikuti estimasi ekspedisi yang dipilih customer Daftar Slot Terpercaya . Alat deteksi ini dinilai akan mengurangi biaya dan waktu dalam pemeriksaan,” ujarnya. “Kita perlu mencari cara untuk meningkatkan testing untuk 270 juta penduduk Indonesia yang tersebar di berbagai pulau. RT LAMP Sativa dalam pandangan saya bisa menjadi salah satu alternatif untuk mempercepat testing,” katanya. “Diharapkan dengan tes inovatif ini bisa membantu mempercepat dan memperluas kebutuhan skrining, identifikasi, maupun kontak trashing,” katanya.

Dia menuturkan, RT-Lamp Saliva yang dihadirkan Kalbe Farma akan menjadi bagian penting dari inovasi Indonesia dalam bidang deteksi Covid-19. “Pasien hanya perlu mengeluarkan air liur dari dalam tenggorokan dan meludah ke dalam botol spesimen untuk tes,” ujar Advanced MedTech. Alat deteksi corona yang diberi nama Saliva RT-LAMP Covid-19 ini merupakan kependekan dari nama metode yang digunakan. Risiko penularan COVID-19 dari pasien ke tenaga kesehatan pun sangat minim. Sebab, sampling keluar secara mandiri tanpa bantuan dari petugas tenaga kesehatan.

Dengan menggunakan sampel air liur, maka upaya dalam mendeteksi COVID-19 menjadi lebih mudah dan tidak memberikan rasa sakit. Dan kali ini Indonesia kembali menciptakan suatu inovasi tes diagnostik COVID-19 dengan menggunakan sampel air liur , yakni RT LAMP Saliva. Untuk mendeteksi keberadaan virus corona dalam tubuh seseorang menggunakan alat ini, pasien perlu mengembuskan napasnya ke kantung khusus yang tersambung ke GeNose. Berikut ini beberapa jenis tes Covid-19 yang saat ini dapat dilakukan untuk membantu mendeteksi virus corona. Sehingga metode diagnostik melalui sampel saliva ini dapat membantu peningkatan jumlah testing di berbagai wilayah Indonesia. Sebuah perusahaan vaksin di Amerika Serikat mendapat izin untuk lakukan uji coba vaksin covid-19 untuk anak-anak.

Beberapa dilengkapi lebih baik daripada yang lain, karena itu ada perbedaan dalam pengiriman.” Tes viral load sebelumnya membutuhkan 1,5 hingga 2 jam untuk memberikan hasil. Tim peneliti telah mengembangkan tes baru, berdasarkan pada teknik yang mampu memberikan hasil hanya dalam setengah jam – tiga kali lebih cepat daripada metode saat ini. Djohan menyebut hasil yang didapat dengan tes Covid-19 sampel liur ini bisa lebih cepat, yaitu tidak lebih dari 24 jam.

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah telah meluncurkan alat deteksi Covid-19 dengan hembusan nafas bernama GeNose. Kini Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 berencana menciptakan alat tes untuk deteksi Covid-19 berbasis air liur atau saliva. JawaPos.com – Kalbe Farma meluncurkan alat deteksi Covid-19 dengan sampel air liur.